UNSUR HISTORIS DAN BUDAYA DIBALIK IBADAH HAJI MASYARAKAT BANJARMASIN

Desember 1, 2008 at 8:21 am 4 komentar

 

goe-bnget

 

Setiap tahun tercatat bahwa semakin meningkat jumlah masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat Banjarmasin yang melaksanakan ibadah Haji. Walaupun di tengah krisis ekonomi yang melanda negara kita ini, namun hal itu tidak menyurutkan semangat masyarakat kita untuk pergi ber Haji.

Fenomena ini terjadi tidaklah semata-mata karena kuatnya unsur agamis pada masyarakat kita, melainkan ada faktor lain yang mendorong kuatnya keinginan masyarakat kita untuk berangkat Haji. Faktor lain itu diantaranya yaitu adanya unsur historis dan budaya yang memicu semangat masyarakat kita.

           Dari unsur historis / sejarah sapat kita tinjau dari awal masuknya agama islam di daerah kita ini, yaitu pada masa pemerintahan Sultan Suriansyah yang kemudian mendirikan mesjid pertama di Kesultanan Banjarmasin, yaitu di Kuin. Dimana pada waktu itu dalan struktur sosial masyarakat Banjarmasin masih mengenal sisten stratifikasi social dan adanya hubungan Patron dan Clien (Hubuangan antara tutus Raja / pemerintar dan Bubuhan Jaba / maryarakat kelas bawah).

Sejak Islam masuk dan Mesjid didirikan sebagai sarana untuk Sholat berjamaah, yang implikasinya mampu menjalin komonikasi dan kontribusi pembentukan hubungan kolektif sosial antara penguasa dan rakyat. Kemudian ditambah lagi pada masa pemerintahan Sultan Adam, dikeluarkannya UU Sultan Adam yang memerintahkan selurun masyarakat Banjarmasin untuk memeluk Islam, dan dalam pasal 2 memuat kewajiban bagi tutuha kampung untuk membuat mesjid dan sholat jumat berjamaah, yang jelas memberi ruang bagi mobilitas horizontal dan vertikal antara penguasa dan rakyat. Maka secara tidak langsung mulai terkikislah sisten stratifikasi social yang ada di masyarakat kesultanan Banjarmasin.

Selain itu, masuknya agama Islam juga mempengaruhi dalam sistem perkawinan, dimana para Kesultanan ada yang melakukan perkawinan dan mengangkat selir dari wanita kalangan masyarakat biasa. Kemudian seiring perkembanga kepercayaan masyarakat Banjar terhadap Agama Islam, ada suatu kepercayaan yang dipegang teguh sampai sekarang, namun banyak kandungan yang salah persepsi di dalamnya,yaitu apabila seseorang bisa melaksanakan rukun Islam yang 5, terlebih-lebih dapat melaksanakan ibadah Haji, maka orang tersebut dianggar sebagai seorang alim ulama yang sangat dihormati oleh masyarakat maupun para Kesultanan.

Selain itu orang yang mampu berangkat haji, maka iya baru bias dikatakan orang kaya. Jadi apabila belum berangkat haji, sekaya apapun orang it belum bias dikatakan kaya oleh masyarakat Banjarmasin.

Kemudian kalau kita lihat dari unsur budaya, yang mendorong besarnya keinginan masrarakat kita berangkat haji yaitu, banyaknya persepsi yang disalah artikan dalam pelaksanaan ibadah Haji ini. Dalam kepercayaan masyarakat Banjarmasin, orang yang berangkat Haji merupakan suatu panggilan langsung dari tuhan, jadi walau sekaya apapun seseorang tetapi tuhan tidak memanggilnya untuk berhaji, maka ia takan bias pergi haji. Oleh sebab itilah orang yang berangkat haji sangat dikagumi dan dihormati, dapat kita lihat dari awal keberangkatannya yang dirayakan cukup meriah oleh orang sekampung. Kemudian dihari-hari tertentu saat pelaksanaan ibadah haji, seperti setiap si pelaksana haji ini sampai ditempat yang berbeda maka masyarakat dikampungnya melaksanakan doa bersama yang biasanya membuat makanan bubur agar sang haji tidak kepanasan disana( menurut kepercayaan masyarakat),hal ini menandakan betapa dihormatinya orang yang berangkat haji.

Kemudian sepulangnya dari berhaji juga disambut dengan meriah dan penuh suka duka,banyak masyarakat yang menangis dan memeluk sang haji. Menurut kepercayaan masyarakat Banjarmasin, Orang yang baru datang berhaji selama satu minggu dapat mendatangkan barokah bagi yang membesuknya, maka banyak masyarakat yang membesuk setiap orang yang baru datang haji dan biasanya disertai dengan minta banyu/ air barokah dari sang haji. Dalam satu minggu itu pula sang haji tidak diperbolehkan untuk bekerja hanya semata-mata beribadah dan menerima tamu yang datang.

Selain itu orang yang sudah berangkat haji dari segi pakaiannyapun berbeda,yaitu selalu memekai pakain yang menunjukan bahwa ia seorang haji, dari pemakaian nama pun selaluu ditambah dengan kata Haji. Serta mendapatkan kesempatan yang lebih tingi menjadi imam dalam sholat berjamaah.

Begitulah kepercayaan masyarakat Banjarmasin terhadap pelaksanaan ibadah haji, yang tidakhanya semata-mata beribadah atas perintah Allh SWT,, melainkan adanya unsur lain yang mendorong kuatnya keinginan masyarakat Banjarmasin untuk pergi ber Haji Waupun kadang menggunakan biaya yang paspasan dan mengorbankan apapun. Karena secara tidak langsung menurut kepercayaan yang berkembang di masyarakat Banjarmasin berangkat haji secara tidak langsung dapat menaikan status sosialnya dimata masyarakat.

Entry filed under: Budaya. Tags: .

Duka saat Terjaga “TIPS MENJADI ORANG YANG SUKSES”!?!

4 Komentar Add your own

  • 1. hymunk  |  Desember 2, 2008 pukul 3:03 pm

    salam kenal…

  • 2. ManusiaSuper  |  Desember 25, 2008 pukul 12:48 pm

    Mantab om, ada sumbernya ga neh?

  • 3. Reffy  |  Desember 30, 2008 pukul 11:13 am

    Itulah sudah budaya masyarakat banjar..
    Selalu ada unsur mejik dalam setiap aktifitas kehidupan,yg merupakan pengaruh dari agama nenek moyang terdahulu

  • 4. Qori  |  Januari 6, 2013 pukul 11:16 am

    Budaya Banjar = Islam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Desember 2008
S S R K J S M
« Okt   Jan »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

Flickr Photos

Station..

Lebih Banyak Foto

Feeds

Blog Stats

  • 223,866 hits

%d blogger menyukai ini: