KEINDAHAN SALJU
|
Kelembutannya hanya bisa dirasakan di sebagian belahan dunia
|
![]() |
|
|
Misteri tentang serpihan salju masih merupakan teka-teki bagi para ilmuwan. Maha Besar Allah yang menciptakan tiap kristal salju yang telah terbentuk dengan sempurna 6 sisi atau 6 titik. Para ilmuwan masih penasaran dengan bentuk kristal salju yang rata atau ceper, tidak bulat seperti hujan batu es atau titik air. Lama proses pembentukan kristal salju hingga sekarang belum diketahui. Kristal salju memiliki bentuk unik. Tidak ada kristal salju yang memiliki bentuk yang sama di dunia. Padahal, sudah tak terhitung kristal salju yang turun ke bumi dan semuanya memiliki bentuk kristal yang berbeda satu sama lain. Subhanallah. Warna putih pada salju menjadi hal yang menarik untuk diamati. Konsentrasi listrik dalam kristal es lebih tinggi daripada air atau udara. Cahaya yang datang mengenai kristal es akan dibelokkan, beberapa malah dipantulkan. Karena bentuk salju seperti bola-bola kecil, maka cahaya dipantulkan ke segala arah. Hasilnya adalah warna putih. Salju merupakan sumber alam yang begitu berharga. Salju yang menumpuk di pegunungan selama musim dingin akan mencair perlahan-lahan ketika musim semi dan musim panas dapat menjadi sumber penyediaan air yang penting bagi makhluk hidup. Salju juga berfungi sebagai penahan panas tanah agar panas tidak menguap ke udara. Salju menjaga agar akar tumbuh-tumbuhan dapat hidup bertahun-tahun karena pembekuan. Dengan demikian, salju berperan penting dalam menjamin kelangsungan hidup tumbuhan dan hewan. Panas atau dingin yang dirasakan tubuh manusia ditentukan oleh temperatur efektif. Ada tiga hal yang mempengaruhinya yaitu temperatur mutlak yang diukur langsung dengan termometer ke benda yang bersangkutan, kelembaban udara dan kecepatan aliran angin. Di daerah yang sedang mengalami musim dingin, apabila angin bertiup kencang dan udara kering, turunnya salju akan meningkatkan kelembaban udara. Yang terjadi, salju justru memberi kehangatan di musim dingin. Manusia tentu saja tidak menghendaki turunnya salju yang berlebihan dan bahkan membahayakan. Salju yang berlebihan turun jika gumpalan udara panas bergerak naik, bergabung dengan gumpalan udara bersuhu dingin. Jika udara yang panas ini menjadi basah sedangkan udara yang dingin suhunya tetap, maka keadaan ini menyebabkan terjadinya salju dalam jumlah berlebihan. Salju akan terus terbentuk selama ada udara lembab yang panas terus berlangsung dan selama udara udara ini naik melewati udara dingin. Timbunan salju setinggi 2 cm per jam merupakan hal yang biasa. Tetapi jika penimbunan salju berjam-jam, maka timbuna salju akan menggunung dan menimbulkan masalah tersendiri jika berada di areal pemukiman penduduk. Timbunan salju yang berlebihan disertai tiupan angin kencang disebut dengan badai salju. Badai semacam ini pernah melanda kota New York sekitar tahun 1888 dan menimbulkan kerusakan dan kerugian yang besar. Kota New York terkubur oleh salju dan banjir salju mencapai jendela rumah di lantai dua. Lalu lintas darat bahkan hingga jembatan layang macet total. Tiang-tiang kabel listrik roboh karena tak mampu menahan kabel yang dililiti salju dalam jumlah besar. Jalur kereta api dan komunikasi telpon terputus. Kemudian, di kota ini juga pernah terjadi timbunan salju yang mencapai 65,5 cm dalam waktu kurang dar 24 jam. Beberapa tahun terakhir, fenomena menarik terjadi di semenanjung Arab. Sebagian besar wilayah yang terdiri daripadang pasir ini mengalami hujan salju. Pada tahun 2002, hujan salju terjadi di daerah Tabuk 1500 km dari Riyad (Ibukota Arab Saudi) dengan ketebalan salju mencapai 20 cm. Sedangkan di Yordania suhu mencapi titik beku (0 derajat celcius). Kejadian ini menarik perhatian semua orang. Namun, bagi umat Islam, kejadian tersebut mengisyaratkan semakin dekatnya hari kiamat. Hal ini telah dilansir oleh sebuah Hadits Rasulullah yang menyebutkan bahwa salah satu tanda datangnya kiamat ialah ketika dataran Arab berubah menjadi padang rumput dan dipenuhi aliran sungai. Tiada ciptaan Allah yang tidak bermanfaat. Salju putih tak hanya berperan penting dalam siklus di alam, tapi keberadaannya juga menjadi bukti akan kebenaran ajaran Islam yang disebarkan oleh Rasulullah. • |
1 comment April 8, 2008
Pemuda Yang Unggul
Perjalanan hidup yang selama ini kita jalani semakin lama semakin mengajak kita untuk ikut berkorban lebih tinggi lagi. Bagaimana tidak? Medan kehidupan tempat kita berkancah didalamnya jauh lebih besar dibandingkan dengan kemampuan yang kita miliki. Fenomena perjalanan hidup manusia yang terjadi selama ini tidak lepas dari kenistaan, kerakusan serta keangkuhan yang diperkuat dengan sifat individualistis yang begitu kental melekat pada diri manusia itu sendiri. Mereka sudah tidak mengenal lagi arti dari kebersamaan hidup (ukhuwah), dan tidak sedikit pula dari mereka yang menjadikan agama sebagai sebuah slogan demi mencapai kepentingan hidupnya semata. Hal semacam ini tidak hanya kita temukan pada masyarakat kota yang sikap hidupnya terkadang berlebihan (glamor), tetapi juga sudah terjadi pada masyarakat yang berada di pelosok-pelosok terpencil.
Apa yang tidak bisa kita temukan pada masa sekarang ini dengan perkembangan akal, pola pikir serta daya cipta manusia yang senantiasa berkembang detik demi detik dengan menghasilkan suatu manuver baru yang begitu spektakuler? Kita bisa melihat Amerika sebagai negara super power yang baru-baru ini telah menghebohkan dunia dengan research Mars nya yang bertujuan menjadikan Planet Mars sebagai solusi kehidupan setelah bumi, dan dengan bangga mereka mengatakan “aku adalah sang penguasa dunia”, sehingga banyak dari mereka yang berpaling jauh kebelakang dan yang paling menyedihkan lagi mereka menjadikan hasil karyanya sebagai kekuasaan tertinggi melebihi dari kekuasaan sang pencipta. Jepang, contoh lain, sekarang sudah mengembangkan software yang bisa memproteksi handphone melalui deteksi foto pemiliknya. Lalu bagaimana dengan kita (baca: Islam)?
Akankah kita semakin tertinggal, terpuruk dan tidak mampu bangkit lagi?
Meski para sejarawan sudah memprediksikan bahwa suatu saat kejayaan Islam akan muncul kembali (lebih spesifik lagi, kebangkitan dunia Islam akan muncul di belahan bumi Asia Tenggara), akan tetapi kabangkitan itu tidak akan muncul dengan sendirinya, harus ada elemen-elemen yang membawa angin perubahan itu kedunia praktis. Jika tidak, maka prediksi kebangkitan akan tetap tinggal di dunia ide, tenggelam di alam teoritis.
Dekadensi moral yang melanda remaja kita sekarang ini begitu sangat disayangkan, salah satu dari sekian banyak problematika yang terjadi pada diri mereka bahwa sesuai dengan hasil survei; lebih dari ratusan ribu remaja putri kita sudah hilang kesuciannya, jumlah ini bukanlah jumlah yang sedikit apabila kita melihat kuantitas bangsa kita yang notabene muslim.akankah itu menjadi sebuah cerminan bangsa kita tercinta?! Jangan sampai kita masuk kedalam jurang keterperosokan kedua kalinya, jadikan pengalaman tersebut sebagai sebuah stimulus untuk tetap maju menerjang segala bentuk kedzoliman. Kita harus bangga menjadi bangsa kita sendiri jangan sampai berpaling darinya, dia memerlukan uluran tangan-tangan kita sebagai generasi baru yang pro-aktif merealisasikan cita-cita kejayaannya.
Munculnya generasi baru (pemuda) yang sarat dengan perkembangan ilmu dan berkekuatan iman sangatlah dinanti-nanti. Dengan tampilnya generasi baru ini diharapkan mampu menjadi agent of change yang bisa merubah situasi kehidupan masyarakat yang semakin hari keadaannya semakin terasa menyedihkan serta membangun kembali kejayaan Islam yang pernah dibanggakan. Figur-figur pemuda yang pro-aktif adalah sebagai harapan nyata guna membangun kembali pondasi-pondasi masyarakat yang sudah semakin rapuh ini. Dengan keluasan ilmunya mereka diharapkan mampu memberikan pencerahan dan menuntun umat ke arah kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Sedangkan dengan keteguhan imannya, mereka diharapkan mampu membendung berbagai syubhat dan tuduhan yang sering dilancarkan musuh-musuh Islam untuk melemahkan agama ini dari dalam. Berbagai isu keagamaan, perbedaan madzhab, serta interpretasi keliru dari ayat dan hadits sering dijadikan senjata untuk menghancurkan Islam.
Untuk mencapai tujuan-tujuan tersebut tentu dibutuhkan strategi yang jitu.
Ditengah masyarakat yang notabene berbeda watak dan kebiasaannya, kita harus pandai memilah dan memilih cara menghadapi gerak langkah mereka agar tidak terjadi miss-understanding sehingga tidak berbalik arah dari apa yang telah dicanangkan. Sesungguhnya, manusia itu dipandang dewasa manakala ia dapat berlaku bijak terhadap dirinya sendiri; bersikap benar, mampu mengatasi berbagai problematika dan dapat mengantisipasi diri dari nilai-nilai yang dapat merusak akhlak dan kepribadiannya.
Gelora pemuda adalah romantisme perjuangan. Dalam kancah kehidupannya, figur seorang pemuda selalu ingin menunjukkan jati dirinya sebagai manusia yang memiliki sejuta arti dengan memikul beban tanggungjawab yang cukup berat. Ia berusaha memunculkan diri sebagai manusia yang memiliki poweritas tinggi sehingga aura jiwa mudanya benar-benar memancar.
Untuk menunjukkan potensi seorang pemuda, ia harus memiliki dasar-dasar kepribadian yang kuat. Secara ekspilisit Hassan al-Banna (tokoh nomor satu Ikhwanul Muslimin) telah menggariskan dasar-dasar kepribadian tersebut menjadi beberapa point penting yang harus di miliki oleh sang generasi :
Mengetahui, menyadari dan mencanangkan hakikat tujuan hidup.
Seorang pemuda yang ingin terjun kemedan dakwah harus mempelajari kondisi
dunia yang sedang terjadi.Harus siap menghadapi berbagai tantangan dan problematika yang setiap saat menghadangnya.
Acuan yang paling tepat untuk generasi berkekuatan iman adalah teladan para pejuang-pejuang Islam dalam menancapkan panji-panji kebenaran.Satu hal yang menjadi pendorong utama bagi mereka adalah mengetahui
keutamaan tugas suci ini, yakni tugas untuk menanamkan nilai-nilai kebenaran
didalam dada manusia dan menyadarkan akan hakikat kehidupan ini sebenarnya.
Dakwah Islamiyah yang pada saat ini sangat dinantikan oleh masyarakat kita
harus senantiasa ditegakkan dengan memanfaatkan berbagai media yang ada,
baik dalam bentuk media visual (dakwah bil lisan), media cetak, maupun media
elektronik serta media dalam bentuk kerja nyata (dakwah bil hal). Dengan
adanya perkembangan tekhnologi sekarang ini sungguh sangat membantu kinerja
kita untuk bisa masuk pada setiap lapisan masyarakat yang ada, baik itu
masyarakat lapisan bawah, menengah maupun masyarakat tingkat atas.
Dengan iman, ikhlas, himmah/tekad yang kuat serta strategi pelaksanaan yang
matang mari kita kita rapatkan barisan yang renggang, saling merangkul satu
sama lain tanpa mengenal perbedaan ras dan kesukuan untuk membangun bangsa
kita tercinta menuju bangsa yang dihormati dunia, dan menjadikan ummat negri
ini menjadi ummat yang dicintai Sang Maha Pencipta. Amin.
Add comment Maret 30, 2008
komentar ”penyebaran(unsur-unsur)kebudayaan
Add comment Maret 30, 2008
komentar Akulturasi
Add comment Maret 30, 2008
SERTIFIKASI;SUATU KEBIJAKAN ATAU ANCAMAN BAGI PARA GURU???
Memang semuanya ini sepertinya sangat bagus guna kemajuan pendidikan kita,namun bagi sebagian para guru sertifikasi ini menjadi suatu ancaman,dimana selain cara pengajuan dan persyaratnya yang cukup susah yang mana semua persyaratannya itu harus dibuat oleh seorang guru dalam bentuk porto folio.Kendala-kendala seperti ini biasanya dialami oleh para guru yang masih muda,dimana selain mereka masih minim dari segi pengalaman dan juga mereka masih belum memiliki prestasi-prestasi.Selain itu kendala dalam pengsertifikasian ini ini juga dialami oleh para guru yang mengajar dan menetap di daerah-daerah terpencil,bagai mana mareka bisa memenuhi syrat-syratnya sementara keadaan pendidikan di daerah terpencil kita ini masih sangat memprihatinkan,pasilitasnya masih sangat kurang baik dari dana,buku-bukunya,maupun tenaga pengajarnya.
Nah,,,,sepertinya pengadaan sertifikasi ini menimbulkan sedikit dampak negatif yaitu menimbulkan kecemburuan sosoial antar para guru,dan sepertinya juga adanya sertifikasi ini hanya menguntungkan bagi para guru yang mengajar di perkotaan.Maka secara tidak langsung makan menelantarkan pendidikan masyarakat kita yang berda didaerah terpenci,karna para guru akan terobsisi untuk mengajar di perkotaan saja dan melemahkan semangat para guru yang mengajar di daerah pedalaman.
1 comment Maret 30, 2008
Halo dunia!
Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!
1 comment September 25, 2007
