Author Archive

Duka saat Terjaga

Malam tiba mengikis senja
Tiba waktunya menutup mata
Mengikis semwa penat di dada
Namun mata terus melata
Q terjaga di malam ini
khyalan,imijinasi,fantasi mulai beraksi
Membuatku tak terkendali
Hingga tiba dh pukul tiga
kesadaran q hilang sendirinya
akhirnya q bisa melepas duka..
Selamat tidur.

2 comments Oktober 19, 2008

Pada Jamam penjajaham Belanda Di Banjarmasin.
Ada seorang Jendral Belanda ingin memarkir mobilnya ke halaman penduduk.Dengan angkuhnya,sang jendral memerintah penduduk untuk mengatur masuknya mobil,ketika mobil mulai dijalankan untuk dimasukan halaman,kata sang penduduk”Gud”tuan!!2x.Maka sang jendral tanpa ragu lagi memasukan mobikx ke halaman..Ternyata mobilnya malah tercebur ke parid..
Dikira jendral “good”bagus.Ternyata maksud penduduk “gud”parit.

1 comment Oktober 19, 2008

Tuntutan Zaman,Tuntutan Keserakahan.

Ketika zaman semakin canggih,semakin modern,berbagai jutaan barang/alat tekhnologi diciptakan untuk memenuhi dan membantu kebutuhan hidup manusia.Dengan motif agar bisa lebih efisen,dan efiktif dlm menggunakan waktu,tenaga dan fikiran.Katanya..

Namun pada faktanya/keadaan sebenarnya,malah kehidupan kita sekarang ini semakin terhimpit oleh waktu dan pekerjaan yang tak kunjung selesai.Bahkan membuat kita jadi lupa waktu,lupa pada kewajiban kita yg sesungguhnya,lupa beribadah,lupa keluarga,lupa segala-galanya.

Padahal kalau kita tinjau pada zaman dahulu,zaman para nabi,jaman romawi,yunani,zaman kerajaan mana ad alat2 tekhnologi yg canggih seperti sekarang,tidak ad pesawat terbang,tdak ad telepon,internet,dll.Tapi zaman2 dulu itu malah banyak tercipta bangunan2 yang megah,yg menjadi keajaiban dunia,seperti tembok cina,piramid,borobodor,dll,banya bermunculan tokoh2 ilmuan seperti.Albert Einsten,Aris Totelis,para Nabi,yg akan selalu dikenal dan dikenang orang sepanjang zaman.

Kembali ke zaman sekarang,mana ada tokoh2 yang seperti disebutkan tadi,paling2 tokoh2 koropsi yang banyak bermunculan,dan tokoh2 terorisme.
Sepertinya alat2 tekhnologi sekarang ini hanya membuat kita terikat dan membentuk mental kita yang ingin serba mudah dan cepat.Sehingga kita selalu merasa tidak cukup ap yang kita miliki sekarang ini,selalu ingin lebih,membuat kita tidak pandai bersykur.

Padahal yang mamanya ingin mendapatkan hasil yang maksimal dan memuaskan tidak dgn waktu yang singkat,perlu kesabaran dan ketulusan,seperti para ilmuan diatas yang sabar melakukan penelitiannya,maka tercipta lah teori2 yang memuaskan dan bermanfaat bagi orang banyak.

3 comments September 26, 2008

Menulis Pengalaman

Para kaula muda,khususnya para gadis biasanya suka menulis tentang kejadian hidupnya sehari2 dalam sebuah buku yang disebut “dayeri” atau buku catatan harian.

Dalam buku ini biasanya ditulis tentang kejadian yang ia alami dlm satu hari,baik mengenai percintaannya,teman-temannya,keluarganya,dll.Isi tulisannya tergantung dri peristiwa yg telah dialami bisa berupa kebahagiaan,kesedihan,bisa juga luapan kekesalan.

Dari hal ini bisa kita tarik kesimpulan,bahwa menulis itu mudah.Buktinya dalam buku dayeri ini kita selalu bisa menuli tiap hari.Karena yang kita tulis adalah pengalaman yg kita jalani,jadi tulisan kita itu sudah terkonse p dalam ingatan/otak,krna kita telah menjalaninya.

Begitupun kalau kita ingin menulis tulisan umum/ilmiah.Kita harus memiliki pengalaman dulu agar mudah terkonsep dalam otak kita.Caranya yaitu dengan memperbanyak membaca.Dengan membaca kita mendapat pengalaman/gambaran tentang sesuatu hal.Maka dalam otak kita pun akan terkonsep dgn sendirinya.

Add comment September 24, 2008

CARA PENULISAN LATAR BELAKANG MASALAH DALAM KARYA ILMIAH

Latar belakang masalah merupakan uraian hal-hal yang menyebabkan perlunya dilakukan penelitian terhadap sesuatu masalah atau problematika yang muncul dapat ditulis dalam bentuk uraian paparan,atau poin-poinnya saja. Pada bagian ini dikemukakan :
1. Pentingnya masalah masalah yang akan dibahas.
2. Telaah pustaka yang telah ada tentang teknologi yang berhubungan dengan masalah yang dibahas.
3. Manfaat praktis hasil bahasan.
4. Perumusan masalah pokok yang dibahas secara eksplisit. Biasakan perumusan masalah dalam bentuk pertanyaan .
Dalam bagian latar belakang ini diharapkan penulis menuliskan sebab-sebab ia memilih judul atas permasalahan tersebut.Alasan-alasan yang dapat dikemukakan antara lain:
a. Pentingnya masalah tersebut diteliti karena akan membantu pelaksanaan kerja yang lebih efektif misalnya,atau akan dicari pemecahannya karena berbahaya apabila tidak.Jadi pentingnya diadakan penelitian.
b. Menarik minat peneliti karena dari pengalamannya peneliti mendapatkan gambaran bahwa hal itu sangat menarik.
c. Sepanjang sepengetahuan peneliti belum ada orang yang meneliti masalah tersebut.
Latar belakang masalah menguraikan alasan-alasan mengapa masalah dan/atau pertanyaan penelitian serta tujuan penelitian menjadi fokus penelitian. Dalam latar belakang masalah secara tersurat harus jelas subtansi permasalahan (akar permasalahan) yang dikaji dalam penelitian atau hal yang menimbulkan pertanyaan penelitian, yang akan dilakukan untuk menyiapkan skripsi. Secara operasional permasalahan penelitian yang dimaksud harus gayut (relevan) dengan rumusan masalah dan/atau pertanyaan penelitian yang diajukan. Pokok isi uraian latar belakang masalah hendaknya mampu meyakinkan pihak lain, terutama pembimbing dan penguji.
Dengan kata lain, unsur yang perlu diketengahkan dalam latar belakang masalah penelitian sekurang-kurangnya memuat hal-hal berikut:
1) penjelasan dan/atau alasan mengapa masalah dan/atau pertanyaan penelitian yang diteliti itu penting dan menarik untuk diteliti.
2) beberapa bukti bahwa masalah yang diajukan belum ada jawaban atau pemecahan yang memuaskan. Harus dijelaskan bahwa masalah yang diajukan/diteliti belum pernah diteliti oleh siapapun, dan jika ini merupakan penelitian ulang (replikasi) harus dijelaskan alasannya mengapa hal itu dilakukan.
3) Kedudukan masalah yang diteliti dalan konteks permasalahan yang lebih luas dengan memperhatikan perkembangan bidang yang dikaji.

Dalam hal ini para penulis sebaiknya menyadari bahwa pemilihan masalah harus didasarkan atas minat dan penghayatan sendiri.
Alasan pemilihan masalah yang paling tepat adalah adanya kesenjangan antara apa yang diharapkan dengan apa yang terjadi.Menurut Prof.Dr. Winarno memilih masalah adalah mendalami masalah itu,sehingga harus dilakukan secara lebih sestematis dan intensif.
Selanjutnya oleh Dr.Winarno dikatakan bahwa setelah studi eksploratoris ini penulis menjadi jelas terhadap masalah yang dihadapi,dari aspek historis,hubungannya dengan ilmu yang lebih luas,situasi dewasa ini dan kemungkinan-kemungkinan yang akan datang dan lain-lainnya.
1. Mengetahui dengan pasti apa yang akan diteliti.
2. Tahu dimana/kepada siapa informasi dapat diperoleh.
3. Tahu bagaimana cara memperoleh data atau informasi.
4. Dapat menentukan cara yang tepat untuk menganalisis data.
5. Tahu bagaimana harus mengambil kesimpulan serta memnfaatkan hasil.

4 comments September 14, 2008

CARA PEMBUATAN TATARBELAKANG MASALAH KARYA ILMIAH

          Latar belakang masalah merupakan uraian hal-hal yang menyebabkan perlunya dilakukan penelitian terhadap sesuatu masalah atau problematika yang muncul dapat ditulis dalam bentuk uraian paparan,atau poin-poinnya saja. Pada bagian ini dikemukakan :

1.      Pentingnya masalah masalah yang akan dibahas.

2.      Telaah pustaka yang telah ada tentang teknologi yang berhubungan dengan      masalah yang dibahas.

3.      Manfaat praktis hasil bahasan.

4.      Perumusan masalah pokok yang dibahas secara eksplisit. Biasakan perumusan    masalah dalam bentuk pertanyaan .

Dalam bagian latar belakang ini diharapkan penulis menuliskan sebab-sebab ia memilih judul atas permasalahan tersebut.Alasan-alasan yang dapat dikemukakan antara lain:

a.       Pentingnya masalah tersebut diteliti karena akan membantu pelaksanaan  kerja yang lebih efektif misalnya,atau akan dicari pemecahannya karena  berbahaya apabila tidak.Jadi pentingnya diadakan penelitian.

b.      Menarik minat peneliti karena dari pengalamannya  peneliti mendapatkan  gambaran bahwa hal itu sangat menarik.

c.       Sepanjang sepengetahuan peneliti belum ada orang yang meneliti masalah tersebut.

Latar belakang masalah menguraikan alasan-alasan mengapa masalah dan/atau pertanyaan penelitian serta tujuan penelitian menjadi fokus penelitian. Dalam latar belakang masalah secara tersurat harus jelas subtansi permasalahan (akar permasalahan) yang dikaji dalam penelitian atau hal yang menimbulkan pertanyaan penelitian, yang akan dilakukan untuk menyiapkan skripsi. Secara operasional permasalahan penelitian yang dimaksud harus gayut (relevan) dengan rumusan masalah dan/atau pertanyaan penelitian yang diajukan. Pokok isi uraian latar belakang masalah hendaknya mampu meyakinkan pihak lain, terutama pembimbing dan penguji.

Dengan kata lain, unsur yang perlu diketengahkan dalam latar belakang masalah penelitian sekurang-kurangnya memuat hal-hal berikut:

1)      penjelasan dan/atau alasan mengapa masalah dan/atau pertanyaan penelitian yang diteliti itu penting dan menarik untuk diteliti.

2)      beberapa bukti bahwa masalah yang diajukan  belum ada jawaban atau pemecahan yang memuaskan. Harus dijelaskan bahwa masalah yang diajukan/diteliti belum pernah diteliti oleh siapapun, dan jika ini merupakan penelitian ulang (replikasi) harus dijelaskan alasannya mengapa hal itu dilakukan.

3)      Kedudukan masalah yang diteliti dalan konteks permasalahan yang lebih luas dengan memperhatikan perkembangan bidang yang dikaji.

 

Dalam hal ini  para penulis sebaiknya menyadari bahwa pemilihan masalah harus didasarkan atas minat dan penghayatan sendiri.

Alasan pemilihan masalah yang paling tepat adalah adanya kesenjangan antara apa yang diharapkan dengan apa yang terjadi.Menurut Prof.Dr. Winarno memilih masalah adalah mendalami masalah itu,sehingga harus dilakukan secara lebih sestematis dan intensif.

Selanjutnya oleh Dr.Winarno dikatakan bahwa setelah studi eksploratoris ini penulis menjadi jelas terhadap masalah yang dihadapi,dari aspek historis,hubungannya dengan ilmu yang lebih luas,situasi dewasa ini dan kemungkinan-kemungkinan yang akan datang dan lain-lainnya.

  1. Mengetahui dengan pasti apa yang akan diteliti.
  2. Tahu dimana/kepada siapa informasi  dapat diperoleh.
  3. Tahu bagaimana cara memperoleh data atau informasi.
  4. Dapat menentukan cara yang tepat untuk menganalisis data.
  5. Tahu bagaimana harus mengambil kesimpulan serta memnfaatkan hasil.

 

Add comment September 14, 2008

komentar Mahasiswa Menulis

         Memang menulis itu tidak perlu teori macam-macam,tinggal nulis aja langsung maka akan terciptalah suatu tulisan.karna menulis itu suatu praktek yang harus dilakukan agar terciptanya suatu tulisan.kalau hanya berteori saja tanpa mempraktekannya tidak akan tercipta suatu tulisan.

       Sebagai seorang mahasiawa yang sudah berusia 21 tahun,saya merasa sudah banyak sekali pengetahuan yang dimasukan keotak saya ini, dari SD,SMP,SMA, dan kuliah ini.Namun semuanya itu saya rasa sia-sia saja dan akan hilang dari ingatan saya dengan sia-sia pula kalau tidak dipraktekan dengan membuat suatu tulisan.Karena yang saya rasakan sekarang ini setelah mengikuti kuliah paEWA dan membuat beberapa tulisan,saya merasakan hal yang sangat berbeda.Karena setelah saya membuat tulisan,tulisan saya itu selalu lebih muda diingat dan selalu terekam diotak.

         Beda dengan cara-cara yang lain dalam belajar dikelas,hanya dengan berceramah dan membaca buku orang lain,pelajaran yang seperti itu cepat sekali hilangnya dari memory otak.

Add comment Juni 28, 2008

FENOMENA KEDATANGAN MAHASISWA MANDIRI

Seiring dengan kenaikan pamor fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan(FKIP)UNLAM.Karena dalam pandangan masyarakat Banjar kalau masuk kuliah ke FKIP mempunyai masadepan yang cerah dan menjanjikan.Karna setelah lulus bisa menjadi pegawai negri,dijaman serba susah ini mencari pekerjaan itu sangat susah,banyak sarjana-sarjana yang pengangguran.Maka setidaknya lulusan FKIP itu selama menunggu pengangkatan jadi PNS bisasaja menghonor,atau jadi guru bantu.Begitulah pandangan masyarakat Banjar.Selain itu untuk masa tua pun juga terjamin karena ada gaji pensiunan.

Berakar dari semua hal tersebut,maka membludaklah para siswa yang ingin masuk FKIP.Melihat keadaan tersebut maka FKIP merupakan lahan empuk buat meraup keuntungan yang besar bagi pihak-pihak tertentu(???).
Maka dibukalah jalur mandiri bagi siswa yang ingim masuk FKIP yang tidak lulus saat jalur PMDK maupun SPMB.Namun tentunya masuk lewat jalur mandiri ini biayanya jauh lebih mahal dari PMDK dan SPMB.Begitupun SPP yang dibayar tiap semesternya,dua kali lipat lebih mahal.

Namun dibalik kedatangan mahasiswa mandiri tersebut menimbulkan dampak dan permasalahan dalam kampus FKIP.Yaitu timbulnya permasalahan dalam sarana dan prasarana kampus,diantaranya ruangan kelas yang tidak mencukupi,sehingga sering terjadi benturan jadwal saat ingin melaksanakan proses belajar mengajar.maka bingung untuk mencari ruangan yang kosong.Hal ini jelas sangat mengganggu dan merugikan.Yang membuat jengkel seringkali mahasiswa mandiri ini yang lebih diutamakan ketimbang mahasiswa reguler.Selain itu parkiran buat mahasiswa pun semakin membludak dan tak tertampung lagi,maka semrautlah jadinya keadaan parkiran FKIP yang sangat mengganggu pemandangan.

Yang lebih parah dan sangat mengecewakan yaitu perlakuan para dosen yang seolah ada pembedaan antara mahasiswa mandiri dan reguler ini.Seakan mahasiswa mandiriini bak anak emas dimata dosen,terbukti dalam hal pemberian nilai pada akhir semerter.Mahasiswa mandiri ini hampir2 semuanya mendapat nilai bagus,sebaliknya mahasiswa reguler nilainya jelek-jelek.Padahal secara realita mahasiswa reguler itu pasti lebih pandai karena mereka masuk lewat tes PMDK dan SPMB yang bertarap Nasional,sedangkan mahasiswa mandiri masuknya hanya lewat kebijakan kampus saja,dan kebanyakannya yang masuk lewat mandiri ini yaitu para siswa yang tidak lulus lewat SPMB.

Selain itu untuk dampak kedepannya,adanya mahasiswa mandiri ini jelas akan menambah daya saing untuk mencari pekerjaan dan untuk menjadi PNS.Hal lain jelaslah akan menambah pengangguran.

Entah apa yang terjadi dari semuanya ini????Allahuawam Bissawaf(saya orang awam tidak bisa menjawab).Mungkin Bayarannya yang lebih mahal Kale…….

Add comment Juni 6, 2008

KEBANGKITAN YANG PERLU DIWUJUDKAN DI ZAMAN GLOBALISASI

 

 
 
         Berbeda dengan saat zamanperjuangan dahulu,dimana negara kita masih dijajah oleh Bangsa Barat secara fisik.Saat itulah lahir kebangkitan Nasional dari masyarakat kita dalam konteks melawan penjajahan dan ingin memperjuangkan kemerdekaan dari Bangsa Barat tersebut.
 
        Namun dizaman sekarang ini,dimana Negara kita sudah mengalami kemerdekaan,maka kebangkitan yang perlu kita wujudkan adalah dalam konteks mengisi kemerdekaan kita ini kearah yang lebih maju dan menjaga ketahanan Nasional Negara kita ini dari segala ancaman baik dari dalam maupun dari luar negri yang berusaha untuk menjajah Negara kita ini.Penjajahan yang perlu kita waspadai bukan saja penjajahan secara fisik seperti waktu dulu,melainkan penjajahan yang secara mental lah yang sangat perlu kita waspadai.Karena penjajah secara mental itu sudah sangat nampak di Negara kita ini.
 
      Penjajahan secara mental yang sudah merambah kenagara kita saat ini,yaitu penjajahan kebudayaan dan pola pikir masyarakat kita.Dimana kebudayaan kita ini sudah dijajah oleh kebudayaan Barat yang buruk dan sangat tidak sesuai dengan keadaan Negara kita.Maka seakan-akan Negara kita ini sudah kehilangn jati diri Bangsa.Yang sangat membahayakan penjajahan kebudayaan dan pola pikir itu ditujukan pada generasi muda kita sebagai penerus Bangsa,dimana pemikiran generasi muda kita ini sudah diracuni dengan kebiasaan-kebiasaan ala Barat.Baik dari segi pergaulannya,cara berpakaian,yang sangat mengarah ke Barat.Sehingga lambat laun kalau hal ini dibiarkan generasi muda kita ini akan kehilangan jati diri dan rasa cinta ,serta rasa Nasionalismenya terhadap Bangsa ini.
 
     Selain itu dari segi ekonomipun pola pikir masyarakat kita ini sudah teracuni dengan pola hidup yang konsumtif.Dimana telah diciptakan prodak-prodak oleh Negar luar yang sesuai dengan selera masyarakat kita.Sehingga masyarakat kita ini hilang ras cintanya terhadap prodak dalam negri sendiri.Maka realita yang ada sekarang ini,dalam kebutuhan hal pokok pun seperti beras kita membelinya dari negara luar.
 
     Maka dengan melihat keadaan seperti ini,mulai saat inilah kita mesti bangkit dari keterpurukan ini.Tumbuhkanlah rasa cinta kita terhadap Bangsa ini,yang terkenal  dengan semboyannya sebagai tanah syurga,dimana tongkat kayu dan batu pun bis jadi tanaman.Selain itu inilah juga saatnya bagi pemerintah kita untuk memperkuat ketahanan Nasional  Negara kita ini.Semuga saja akan lahir kembali tokoh-tokoh yang cinta dan memperjuangkan Negara ini.

1 comment Mei 18, 2008

3.3 UNSUR-UNSUR KEPRIBADIAN:PERASAAN

        Manusia merupakn makhluk paling sempurna yang telah diciptakan oleh tuhan,dibandingkan dengan makhluk lainnya.Karena manusia diciptakan tuhan disertai dengan akal dan perasaan.Manusia akan selalu berkembang dengan akal dan perasaan yang dimilikinya.Namun,menurut Koentjaraningrat:susunan unsur-unsur akal dan jiwa itulah yang menyebabkan dan menentukan perbedaan tingkahlaku atau tindakan dari tiap-tiap individu manusia itu.Inilah yang disebut dengan “kepribadian”atau personality.

 
        Persaan merupakan suatu unsur dari kepribadian yang dimiliki oleh manusia.Perasaan yang dimiliki oleh manusia terdiri dari berbagai macam perasaan.Namun perasaan yang dimiliki oleh manisia juga bisa terjadi setiap saat dalam hidupnya.Menurut Koentjaraningrat:perasaan adalah suatu keadaan dalam kesadaran manusia yang karena pengaruh pengetahuannya dinilai sebagai keadaan positif atau negatif.Jadi perasaan yang dimiliki oleh manisia itu yang dipengaruhi oleh pengetahuannya akan terbentuk dalam suatu bentuk nilai yaitu positif dan negatif.
 
       Misalkan ketika seseorang melihat siaran televisi yang menceritakan tentang kehidupan artis yang penuh kemewahan,penghasilan yang besar,serta dikenal dan diedolakan banyak orang,maka persepsi itu menyebabkan terbayang olehnya suatu gambaran betapanikmatnya jadi artis.Kemudian gambaran itu dihubungkan oleh akal dan pengetahuan yang dimilikinya,dan terbentuklah suatu gambaran lain menjadi suatu apersepsi tentang seandainya dia sendiri yang menjadi artis,yang seakan-akan dirasakannya sebagai suatu kenyataan,seingga ia pun tersenyum dengan sendirinya.Apersepsi seorang individu tadi menimbulkan dalam kesadarannya suatu perasaan yang positif,yaitu perasaan betapa nikmatnya menjadi artis.
 
        Begitupun sebaliknya,kita dapat menggambarkan ketika seorang individu yang meliha suatu hal yang buruk dan tidak menyenangkan,mencium bau busuk,dan sebagainya.Persepsi tersebut dapat menimbulkan dalam kesadaran seorang individu tersebut menjadi perasaan yang bernilai negatif,karena dalam kesadaran dan pengetahuan yang dimilikinya waktu dulu,maka terkenang lagi bagaimana kita menjadi muak ketika melihat sesuatu hal yang tidk kita sukai.Apersepsi ini mungkin dapat menyebabkan kita benar-benar merasa muak apabila kita melihat kembali hal yang tidak kita sukai tadi.Dan apabila kemuakan atau kebencian terhadap sesuatu benda atau hal menjadi sangat besar dan membludak,serta selalu terkenang maka dapat menyebabkan seseorang menjadi pobia.Pobia yaitu perasaan kebencian atau kemuakan yang berlebihan terhadap sesuatu hal atau benda sehingga menyebabkan menjadi rasa takut yang berlebihan.
 
        Sutu perasan yang selalu bersifat sobjektif karena adanya penilaian positif dan negatif tadi,maka biasanya akan menimbulkan suatu kehendak dalam kesadaran tiap individu.Kehendak itu berupa hal yang positif,yaitu setiap individu selalu ingin mendapatkan hal-hal yang memberikan kenikmatan baginya.Danjuga hal yang negatif,yaitu setiap individu selalu ingin menghindari hal-hal yang membawa keburukan baginya.
Suatu kehendak juga bisa menjadi sangat keras,hal ini sering terjadi apabila hal yang dikehendaki itu tidak mudah diperoleh,atau sebaliknya.Demikianlah perasaanyang dimiliki manusia,misalkan seperti yang terjadi sekarang banyak para ilmuan yang ingin pergi ke bulan,planet-planet lain yang susah untuk dicapai,maka dikembangkan lah pengetahuan dan temuan-temuan tentang hal tersebut,untuk mewujudkan kehendaknya.Karena setiap manusia itu juga mempunyai perasaan yang tidak pernah puas dan selalu ingin mendapatkan hal yang lebih.
 
      Apabila keinginan yang masih atau tidak mungkin didapatkan,maka dapat digambarkan oleh manusia dalam bentuk khayalan atau fantasi,dengan khayalan dan fantasi ini manusia dapat merasakan dan menikmati hal apasaja yang diinginkannya.Suatu keinginan dapat pula menjadi lebih besar lagi dan sangat besar.Hal ini terjadi apabila seseorang yang merasakan penasaran karena tidak dapat memperoleh hal yang diinginkannya,bisa sangat bernapsu untuk mendapatkannya,kalau perlu dengan melakukan hal apapun.Perasaan yang seperti ini menurut Koentjaraningrat disebut dengan “emosi”.

Add comment April 25, 2008

Next Posts Previous Posts


 

Desember 2009
S S R K J S M
« Apr    
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

Kategori

Halaman

Arsip

Daftar Blog

Meta

Tulisan Terakhir

Tag

PERAMAL JADI PEMIMPIN Tebak-tebakan

Kategori

Komentar Terakhir

Tulisan Teratas

Pengarang

Flickr Photos

Frozen Abiqua

More Photos

Feed

Kategori Awan

Budaya KARYA ILMIAH Tidak terkategori Tips Menuju Kesuksesan Umum
Watch videos at Vodpod and other videos from this collection.

Spam Blocked

Blog Stats

Klik tertinggi