Archive for April, 2008
3.3 UNSUR-UNSUR KEPRIBADIAN:PERASAAN
Manusia merupakn makhluk paling sempurna yang telah diciptakan oleh tuhan,dibandingkan dengan makhluk lainnya.Karena manusia diciptakan tuhan disertai dengan akal dan perasaan.Manusia akan selalu berkembang dengan akal dan perasaan yang dimilikinya.Namun,menurut Koentjaraningrat:susunan unsur-unsur akal dan jiwa itulah yang menyebabkan dan menentukan perbedaan tingkahlaku atau tindakan dari tiap-tiap individu manusia itu.Inilah yang disebut dengan “kepribadian”atau personality.
Add comment April 25, 2008
KEINDAHAN SALJU
|
Kelembutannya hanya bisa dirasakan di sebagian belahan dunia
|
![]() |
|
|
Misteri tentang serpihan salju masih merupakan teka-teki bagi para ilmuwan. Maha Besar Allah yang menciptakan tiap kristal salju yang telah terbentuk dengan sempurna 6 sisi atau 6 titik. Para ilmuwan masih penasaran dengan bentuk kristal salju yang rata atau ceper, tidak bulat seperti hujan batu es atau titik air. Lama proses pembentukan kristal salju hingga sekarang belum diketahui. Kristal salju memiliki bentuk unik. Tidak ada kristal salju yang memiliki bentuk yang sama di dunia. Padahal, sudah tak terhitung kristal salju yang turun ke bumi dan semuanya memiliki bentuk kristal yang berbeda satu sama lain. Subhanallah. Warna putih pada salju menjadi hal yang menarik untuk diamati. Konsentrasi listrik dalam kristal es lebih tinggi daripada air atau udara. Cahaya yang datang mengenai kristal es akan dibelokkan, beberapa malah dipantulkan. Karena bentuk salju seperti bola-bola kecil, maka cahaya dipantulkan ke segala arah. Hasilnya adalah warna putih. Salju merupakan sumber alam yang begitu berharga. Salju yang menumpuk di pegunungan selama musim dingin akan mencair perlahan-lahan ketika musim semi dan musim panas dapat menjadi sumber penyediaan air yang penting bagi makhluk hidup. Salju juga berfungi sebagai penahan panas tanah agar panas tidak menguap ke udara. Salju menjaga agar akar tumbuh-tumbuhan dapat hidup bertahun-tahun karena pembekuan. Dengan demikian, salju berperan penting dalam menjamin kelangsungan hidup tumbuhan dan hewan. Panas atau dingin yang dirasakan tubuh manusia ditentukan oleh temperatur efektif. Ada tiga hal yang mempengaruhinya yaitu temperatur mutlak yang diukur langsung dengan termometer ke benda yang bersangkutan, kelembaban udara dan kecepatan aliran angin. Di daerah yang sedang mengalami musim dingin, apabila angin bertiup kencang dan udara kering, turunnya salju akan meningkatkan kelembaban udara. Yang terjadi, salju justru memberi kehangatan di musim dingin. Manusia tentu saja tidak menghendaki turunnya salju yang berlebihan dan bahkan membahayakan. Salju yang berlebihan turun jika gumpalan udara panas bergerak naik, bergabung dengan gumpalan udara bersuhu dingin. Jika udara yang panas ini menjadi basah sedangkan udara yang dingin suhunya tetap, maka keadaan ini menyebabkan terjadinya salju dalam jumlah berlebihan. Salju akan terus terbentuk selama ada udara lembab yang panas terus berlangsung dan selama udara udara ini naik melewati udara dingin. Timbunan salju setinggi 2 cm per jam merupakan hal yang biasa. Tetapi jika penimbunan salju berjam-jam, maka timbuna salju akan menggunung dan menimbulkan masalah tersendiri jika berada di areal pemukiman penduduk. Timbunan salju yang berlebihan disertai tiupan angin kencang disebut dengan badai salju. Badai semacam ini pernah melanda kota New York sekitar tahun 1888 dan menimbulkan kerusakan dan kerugian yang besar. Kota New York terkubur oleh salju dan banjir salju mencapai jendela rumah di lantai dua. Lalu lintas darat bahkan hingga jembatan layang macet total. Tiang-tiang kabel listrik roboh karena tak mampu menahan kabel yang dililiti salju dalam jumlah besar. Jalur kereta api dan komunikasi telpon terputus. Kemudian, di kota ini juga pernah terjadi timbunan salju yang mencapai 65,5 cm dalam waktu kurang dar 24 jam. Beberapa tahun terakhir, fenomena menarik terjadi di semenanjung Arab. Sebagian besar wilayah yang terdiri daripadang pasir ini mengalami hujan salju. Pada tahun 2002, hujan salju terjadi di daerah Tabuk 1500 km dari Riyad (Ibukota Arab Saudi) dengan ketebalan salju mencapai 20 cm. Sedangkan di Yordania suhu mencapi titik beku (0 derajat celcius). Kejadian ini menarik perhatian semua orang. Namun, bagi umat Islam, kejadian tersebut mengisyaratkan semakin dekatnya hari kiamat. Hal ini telah dilansir oleh sebuah Hadits Rasulullah yang menyebutkan bahwa salah satu tanda datangnya kiamat ialah ketika dataran Arab berubah menjadi padang rumput dan dipenuhi aliran sungai. Tiada ciptaan Allah yang tidak bermanfaat. Salju putih tak hanya berperan penting dalam siklus di alam, tapi keberadaannya juga menjadi bukti akan kebenaran ajaran Islam yang disebarkan oleh Rasulullah. • |
1 comment April 8, 2008
